!-- -->
Senin, 22 Desember 2014 - 15:03:24 WIB
Acara Pembukaan Diklat Kepala Laboratorium SMP/MTs dan SMA/SMK/MA FMIPA UNP
Diposting oleh : administrator
Kategori: Fakultas MIPA - Dibaca: 29099 kali

Permintaan guru sekolah menengah untuk mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) peningkatan kompetensi kepala laboratorium Sekolah Menengah kepada FMIPA Universitas Negeri Padang adalah tinggi. Dengan dasar ini, kami berusaha memfasilitasi dan membimbing guru tersebut dengan melaksanakan Diklat  Peningkatan Kompetensi Kepala Laboratorium Sekolah/ Madrasah dengan pola 150 jam. Ada dua landasan yuridis utama sebagai acuan dalam kegiatan Diklat yaitu Permendiknas nomor 26 tahun 2008 tentang standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah dan Permendiknas nomor 24 tahun 2007 tentang standar sarana dan prasarana.
Pembukaan kegiatan Diklat dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 21 Desember 2014 di Ruang Seminar Pascasarjana UNP. Kegiatan dibuka oleh Rektor UNP yang diwakili oleh Pembantu Rektor II.

        Drs. H. Asrul, M.A sebagai ketua pelaksana Diklat menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala laboratorium sekolah sesuai dengan permendiknas nomor 26 tahun 2008. Kegiatan diklat diikuti oleh 172 orang peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Sumatera. Peserta diklat terdiri dari 62 orang kepala laboratorium IPA SMP, 34 orang kepala laboratorium Fisika SMA, 35 orang kepala laboratorium Biologi, 38 orang kepala laboratorium Kimia SMA, dan 3 orang kepala laboratorium Komputer SMA.      

       Dekan FMIPA UNP Prof. Dr. H. Lufri, M.S mengemukakan tentang esensi dan karakteristik pembelajaran Sains. Pembelajaran Sains menekankan pada proses Sains seperti mengamati, mengukur, mengolah data, dan mengkomunikasikan hasil. Banyak alternatif pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik Sains antara lain: pembelajaran inkuiri, pembelajaran penemuan, pembelajaran berdasarkan masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kontekstual, dan sebagainya. Dekan FMIPA mengharapkan kepala laboratorium dapat merealisasikan kegiatan laboratorium di sekolah untuk mendukung pembelajaran Sains.

       Rektor UNP yang diwakili oleh Pembantu Rektor II Bapak Dr. Alizamar, M.Pd. Kons mengemukakan tentang tuntutan dan tantangan Guru Sains pada abad ke-21. Pada abad ini guru Sains dituntut kreatif, inovatif, dan tanggap teknologi informasi. Dalam era ini teknologi informasi dapat digunakan untuk mendukung kegiatan eksperimen di laboratorium untuk mempermudah dan menghemat biaya. Eksperimen langsung dengan benda nyata memerlukan biaya tinggi. Karena itu kepala laboratorium Sains harus memiliki kemampuan dalam merancang eksperimen dengan memanfaatkan teknologi informasi dan eksperimen tahap akhir baru dilakukan dengan benda nyata.

       Drs. H. Asrizal, M.Si, sekretaris kegiatan Diklat mengemukakan bahwa umumnya peserta datang dengan membawa banyak permasalahan baik permasalahan laboratorium maupun permasalahan dalam tugas. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah soft skills. Soft skills merupakan keterampilan seseorang untuk mengelola dirinya sendiri dan keterampilan dalam berhubungan dengan orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85 % keberhasilan seseorang dalam dunia kerja ditentukan oleh soft skill dan hanya 15 % ditentukan oleh hard skills. Oleh karena itu, soft skills merupakan solusi yang ampuh bagi kepala laboratorium untuk membuat keadaan lebih baik, mengatasi masalah, membuat hidup lebih tenang, dan meningkatkan kinerja.

Foto-foto Acara Pembukaan Diklat :

Acara Pembukaan Diklat Calon Kepala Laboratorium Sekolah

 

Foto oleh Julianto



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)